Ustadz Abu Bakar Baasyir : Berjihad Menghadapi Thoghut !

16-05-2012
fat-hul hidayah




- Al-Hamdulillaah dengan ijin Alloh subhanahu wata'ala saya nasehatkan kepada seluruh umat Islam untuk terus bersungguh dalam berjihad menghadapi para thoghut, baik dengan tangan, dengan lisan maupun dengan hati. Sebagai mana sabda Rosululloh salallahu 'alaihi wasallam yang berbunyi:
    جاهدوا المشركين بأموالكم وأنفسكم وألسنتكم
Berjihadlah melawan orang-orang musyrik dengan harta kalian, dengan , jiwa kalian dan dengan lidah kalian.[HR. Ahmad 3/124 no. 12268, An-Nasa’i dalam Al-Mujtabaa no. 3096, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak no. 2427; shahih].
Dan juga dalam sabda beliau salallahu 'alaihi wasallam:
فمن جاهدهم بيده فهو مؤمن ومن جاهدهم بلسانه فهو مؤمن ومن جاهدهم بقلبه فهو مؤمن وليس وراء ذلك من الإيمان حبة خرذل
Barang siapa berjihad melawan mereka dengan tangannya maka dia beriman dan barang siapa berjihad melawan mereka dengan lisannya maka dia beriman dan barang siapa berjihad melawan mereka dengan hatinya maka dia beriman, dan setelah itu tidak ada iman lagi walaupun sebesar biji sawi.[HR. Muslim]
Maka bagi para mujahidin yang mempunyai kemampuan hendaklah berjihad memerangi thoghut dengan tangan dan jiwanya.
Bagi para ulama’ dan da’i yang tidak mampu memerangi thoghut dengan tangan dan jiwanya hendaklah melawan thoghut dengan lisannya.
Dan bagi para hartawan hendaklah secara minimal berjihad dengan hartanya.
Saya juga ingin ingatkan di sini bahwasanya ketika Ibnu Taimiyyah menghadapi kondisi sebagai mana yang kita hadapi sekarang ini, yaitu tatkala menghadapi Tartar, beliau mengatakan bahwa kondisi yang semacam ini membagi manusia menjadi tiga golongan:
Pertama adalah golongan Ath Thoo-ifah Al Manshuuroh, yaitu mereka-mereka yang berjihad melawan orang-orang kafir.
Kedua adalah Ath Thoo-ifah Al Mukhoolifah, yaitu orang-orang Islam yang bergabung dan bekerja sama dengan orang-orang kafir tersebut.
Dan yang ketiga adalah Ath Thoo-ifah Al Mukhoodzilah, yaitu orang-orang yang enggan untuk berjihad meskipun mereka adalah orang-orang yang menganut ajaran Islam dengan benar.
Dan beliau juga mengatakan bahwasanya seandainya salaf, dari kalangan Muhaajiriin dan Anshoor, seperti Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Aliy dan lainnya hidup pada jaman ini, tentu amalan mereka yang paling utama adalah berjihad melawan orang-orang kafir tersebut.
Berdasarkan penjelasan Ibnu Taimiyyah ini maka saya nasehatkan kepada umat Islam agar berusaha untuk menjadi golongan pertama, yaitu Ath Thoo-ifah Al Manshuuroh yang senantiasa berjihad. Jangan sampai kita menjadi golongan Ath Thoo-ifah Al Mukhoodzilah yang enggan untuk berjihad meskipun pada hakekatnya mampu dengan lisan. Apalagi menjadi golongan Ath Thoo-ifah Al Mukhoolifah dengan cara bekerjasama dengan thoghut dalam memerangi mujahidin. Golongan ini adalah golongan yang rugi dunia akherat. Na’uudzubillaahi min dzaalik.
*)Dari buku "Menyoroti Manhaj Takfir Luqman Baabduh", oleh Ustadz Abu Musa Ath-Thoyyar fakkallahu asroh, terbitan Jahizuna.


sumber:
[shoutussalam]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar